MANFAAT
MEDIA PEMBELAJARAN
Diajukan untuk memenuhi
salah satu tugas mata kuliah Media Pembelajaran
Dosen Pengampu : Drs.
Rusman Faoz, M. Pd
Disusun :
Ai
Sinta Herlina
Dea
Siti Juniarsih
Dede
Nia
Desri
Susanti
Dewi
Solastri Fitri
Kelompok
2
Kelas
IV A PGSD/MI
INSTTUT
AGAMA ISLAM LATIFAH MUBAROKIYAH
PONDOK
PESANTREN SURYALAYA
FAKULTAS
TARBIYAH PGSD/MI
2015
KATA
PENGANTAR
Puji dan syukur kita panjatkan
kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga kita
bisa menyelesaikan tugas makalah ini dengan tepat waktu. Sholawat dan salam kita
curah dan limpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada tabiin
tabiatnya, serta kepada kita semua selaku umatnya. Amin.
Makalah yang kami beri judul
“(Manfaat Media Pembelajaran)” ini jauh dari sempurna, maka dari itu kami
membutuhkan kritik dan saran dari para pembaca yang dapat menjadi penunjang untuk
memotivasi kami supaya lebih memperdalam ilmu dan terus belajar. Kami
mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah memberikan motivasi dan
dorongan untuk terselesainya makalah ini, terutama kepada kedua orang tua,
dosen, dan teman – teman yang telah memberikan dorongan berupa materil dan
moral. Semoga dengan selesainya makalah ini mempunyai mamfaat khususnya bagi
kami selaku penyusun dan umumnya kepada para pembaca.
Atas perhatian Bapak / Ibu /
Saudara / i kami ucapkan terima kasih dan mohon maaf atas segala kesalahan yang
kami lakukan, baik yang disengaja ataupun tidak.
Suryalaya,
20 Februari 2015
Penyusun
DAFTAR ISI
KATA
PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR
ISI ............................................................................................................. ii
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah ............................................................................. 1
1.2
Rumusan Masalah ...................................................................................... 1
1.3
Tujuan.......................................................................................................... 1
1.4
Sistematika Penulisan ................................................................................. 2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Media Pembelajaran ................................................................. 3
2.2
Manfaat Media Pembelajaran ..................................................................... 4
2.3
Fungsi Media Pembelajaran ....................................................................... 7
2.4
Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran ............................................... 9
BAB III
PENUTUP
3.1
Simpulan ............................................................................................... ... 10
3.2
Saran ..................................................................................................... ... 11
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
I
PENDAHULUAN
1.1 Latar
Belakang Masalah
Semakin canggihnya
teknologi yang ada di Indonesia, membuat proses belajar mengajar memerlukan
media pembelajaran yang canggih pula dan relevan dengan perkembangan zaman yang
memasuki dunia teknologi baik di kota – kota maupun di pedesaan. Sehingga dari
permasalahan tersebut maka muncullah mata kuliah media pembelajaran di kampus –
kampus atau universitas yang terdapat didalamnya jurusan bidang keguruan atau
pendidikan yang calon guru – gurunya akan melaksanakan proses belajar mengajar
di sekolah – sekolah, yang mau tidak mau harus memahami cara menggunakan media pembelajaran seperti
komputer, laptop, netbook, proyektor, dan lain - lain. Maka dari itu sebagai
calon guru kita tidak gagap teknologi (gaptek) dan tidak terkalahkan oleh
peserta didik kita. Oleh sebab itu kita sebagai calon guru harus bisa
menggunakan media pembelajaran dengan baik dan benar sesuai dengan perkembangan
zaman dan harus mengetahui manfaat dari media pembelajaran tersebut serta harus
memahami juga dampak positif dan dampak negatif dari media pembelajaran yang
kita gunakan ketika proses belajar mengajar, sehingga peserta didik dapat
memahami teknologi mana yang dapat dia gunakan untuk belajar dan dapat
memberikan manfaat untuk dirinya.
1.2 Rumusan
Masalah
Rumusan
masalah yang akan kami bahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1. Apa
pengertian Media Pembelajaran ?
2. Bagaimana
Manfaat Media Pembelajaran ?
3. Bagaimana
Fungsi Media Pembelajaran ?
4. Bagaimana
tujuan menggunakan Media Pembelajaran ?
1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan
makalah ini adalah sebagai berikut :
·
Memenuhi salah satu
tugas mata kuliah Media Pembelajaran
·
Memahami bagaimana cara
menggunakan Media Pembelajaran dengan baik
·
Mengetahui manfaat dari
Media Pembelajaran
·
Mengetahui bagaimana fungsi
Media Pembelajaran
·
Mengetahui bagaimana
tujuan dari penggunaan Media Pembelajaran
1.4 Sistematika
Penulisan
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar Belakang Masalah .......................................................................... 1
1.2
Rumusan Masalah .................................................................................... 1
1.3
Tujuan....................................................................................................... 1
1.4
Sistematika Penulisan .............................................................................. 2
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Pengertian Media Pembelajaran ............................................................... 3
2.2
Manfaat Media Pembelajaran .................................................................. 4
2.3
Fungsi Media Pembelajaran ..................................................................... 7
2.4
Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran ............................................. 9
BAB III
PENUTUP
3.1
Simpulan ................................................................................................ 10
3.2
Saran ...................................................................................................... 11
DAFTAR
PUSTAKA
BAB
II
PEMBAHASAN
2.1 Pengertian
Media Pembelajaran
Kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium
dapat didefiniskan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari
pengirim menuju penerima (Heinich et. al.,
2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et. al.,
2001). Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai
pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan
definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran merupakan sarana
perantara dalam proses pembelajaran.
Pada hakikatnya, proses belajar mengajar atau pembelajaran
adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan
berupa isi atau ajaran yang dituangkan kedalam simbol – simbol komunikasi baik
secara verbal (kata – kata dan
tulisan) maupun nonverbal. Proses
tersebut dinamakan encoding.
Penafsiran simbol – simbol komunikasi tersebut oleh peserta didik dinamakan decoding.
Secara terminologi, kata media berasal dari bahasa
latin “medium” yang artinya perantara, sedangkan dalam bahasa Arab media
berasal dari kata wasa’aila artinya pengantar pesan dari pengirim kepada
penerima pesan.
Media belajar merupakan salah satu faktor untuk mencapai efisiensi hasil
belajar (Moh. Surya, 1992). Media belajar juga dapat didefinisikan sebagai
berikut :
1. Berlach dan Ely (1971) mengemukakan
bahwa media pembelajaran merupakan alat - alat grafis, fotografis atau
elektronis untuk menangkap, memproses dan menyusun kembali informasi
dan menyusun kembali informasi visual atau verbal;
2. Heinich, dkk. (1985) mengemukakan
bahwa media pembelajaran merupakan pembawa pesan - pesan atau informasi
yang bertujuan pembelajaran atau mengandung maksud -maksud pembelajaran;
3. Martin dan Briggs (1986)
mengemukakan bahwa media pembelajaran mencakup semua sumber yang
diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan pembelajar. Hal ini bisa
berupa perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada perangkat
keras; dan
4. H. Malik (1994) mengemukakan bahwa
media belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan
pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat,
pikiran dan perasaan pembelajar dalam kegiatan belajar untuk
mencapai tujuan pembelajaran tertentu.
2.2 Manfaat
Media Pembelajaran
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang sangat
penting adalah metode mengajar dan media pengajaran. Kedua aspek ini
saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan
mempengaruhi jenis media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek
lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan
pengajaran, jenis tugas dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah
pengajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik
siswa. Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama
media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi
iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Hamalik (1986) mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran
dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang
baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan
membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa.
Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah
memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan
lebih efektif dan efisien. Tetapi secara lebh khusus ada beberapa manfaat
media yang lebih rinci Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi
beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut :
1. Penyampaian materi pelajaran dapat
diseragamkan
2. Proses pembelajaran menjadi lebih
jelas dan menarik
3. Proses pembelajaran menjadi lebih
interaktif
4. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5. Meningkatkan kualitas hasil belajar
siswa
6. Media memungkinkan proses belajar
dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
7. Media dapat menumbuhkan sikap
positif siswa terhadap materi dan proses belajar
8. Merubah peran guru ke arah yang lebih
positif dan produktif.
Secara umum media pendidikan mempunyai manfaat sebagai
berikut :
1. Memperjelas penyajian pesan agar
tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata -kata tertulis atau lisan
belaka).
2. Mengatasi keterbatasan ruang, waktu
dan daya indera, seperti misalnya :
a.
Objek yang terlalu besar, bisa digantikan dengan realita,
gambar, film bingkai, film, atau model;
b. Objek yang kecil – kecil dibantu
dengan proyektor mikro, film bingkai, film, atau gambar;
c. Gerak yang terlalu lambat atau
terlalu cepat, dapat dibantu dengan timelapse atau high - speed photography;
d. Kejadian atau peristiwa yang terjadi
di masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, film bingkai,
foto maupun secara verbal;
e. Objek yang terlalu kompleks
(misalnya mesin - mesin) dapat disajikan dengan model,
f. Konsep yang terlalu luas (gunung
berapi, gempa bumi, iklim, dan lain - lain) dapat di visualkan dalam bentuk
film, film bingkai, gambar, dan lain - lain.
3. Penggunaan media pendidikan secara
tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini
media pendidikan berguna untuk :
a. Menimbulkan kegairahan belajar;
b. Memungkinkan interaksi yang lebih
langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan;
c.
Memungkinkan anak didik belajar sendiri - sendiri menurut
kemampuan dan minatnya.
4. Dengan sifat yang unik pada tiap
siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan
kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru
banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Hal ini
akan lebih sulit bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa
juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan
kemampuannya dalam :
a.
Memberikan perangsang yang sama;
b. Mempersamakan pengalaman;
c.
Menimbulkan persepsi yang sama.
Dale (1969 : 180) mengemukakan bahwa bahan - bahan audio - visual
dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses
pembelajaran. Hubungan guru dan siswa tetap merupakan elemen paling penting
dalam system pendidikan modern saat ini. Guru harus selalu hadir untuk
menyajikan materi pelajaran dengan bantuan media apa saja agar manfaat berikut
ini dapat terealisasi :
1. Meningkatkan rasa saling pengertian
dan simpati dalam kelas;
2. Membuahkan perubahan signifikan
tingkah lalu siswa;
3. Menunjukkan hubungan antar mata
pelajaran dan kebutuhan dan minta siswa dengan meningkatnya motivasi belajar
siswa;
4. Membawa kesegaran dan variasi bagi
pengalaman belajar siswa;
5. Membuat hasil belajar lebih bermakna
bagi berbagai kemampuan siswa;
6. Mendorong pemanfaatan yang bermakna dari
mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajinasi dan partisipasi aktif yang
mengakibatkan meningkatnya hasil belajar;
7. Memberikan umpan balik yang
diperlukan yang dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak telah mereka
pelajar;
8. Melengkapi pengalaman yang kaya
dengan pengalaman itu konsep-konsep yang berkala dapat kembangkan;
9. Memperluas wawasan dan pengalaman
siswa yang mencerminkan pembelajaran nonverbalistik dan membuat generalisasi
yang tepat;
10. Meyakinkan diri bahwa urutan dan
kejelasan pikiran yang siswa butuhkan jika mereka membangun struktur konsep dan
system gagasan yang bermakna.
Sudjana dan Rivai (1992 : 2) mengemukakan manfaat media
pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu :
1. Pembelajaran akan lebih menarik
perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar;
2. Bahan pembelajaran akan lebih jelas
maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai
dan mencapai tujuan pembelajaran;
3. Metode mengajar akan lebih
bervariasi, tidak semata - mata komunikasi verbal melalui penuturan kata - kata
oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi
kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran;
4. Siswa dapat lebih banyak melakukan
kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga
aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan
lain - lain.
Encyclopedi of Educational Research dalam Hamalik (1994 : 15)
merincikan manfaat media pendidikan sebagai berikut :
1. Meletakkan dasar - dasar yang konkret
untuk berpikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme.
2. Memperbesar perhatian siswa.
3. Meletakkan dasar - dasar yang penting
untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap.
4. Memberikan pengalaman nyata yang
dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri di kalangan siswa.
5. Menumbuhkan pemikiran yang teratur
dan kontinyu, terutama melalui gambar hidup.
6. Membantu tubuhnya pengertian yang
dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa.
7. Memberikan pengalaman yang tidak
mudah diperoleh dengan cara lain, dan membantu efisiensi dan keragaman yang
lebih baik.
2.3 Fungsi
Media Pembelajaran
Fungsi dari media belajar ialah memvisualisasikan sesuatu
yang tidak dapat dilihat atau sukar dilihat sehingga nampak jelas dan
dapat menimbulkan pengertian atau meningkatkan persepsi seseorang
(R.M. Soelarko, 1995). Namun, ada enam fungsi pokok dari media
belajar dalam proses belajar mengajar.
1. Penggunaan media belajar dalam
proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi mempunyai
fungsi tersendiri sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar
mengajar yang efektif;
2. Penggunaan media belajar merupakan
bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar;
3. Media belajar dalam pengajaran
penggunaannya integral dengan tujuan dan isi pelajaran;
4. Media belajar dalam pengajaran bukan
semata - mata alat hiburan atau bukan sekadar pelengkap;
5. Media belajar dalam pengajaran lebih
diutamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa
dalam menangkap pengertian yang diberikan guru; dan
6. Penggunaan media belajar dalam
pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.
Di samping enam fungsi di atas, penggunaan media
belajar mempunyai nilai - nilai sebagai berikut :
1. Dengan peragaan dapat meletakkan
dasar - dasar yang nyata untuk berpikir, oleh karena itu dapat mengurangi
terjadinya verbalisme;
2. Dengan peragaan dapat memperbesar
minat dan perhatian siswa untuk belajar;
3. Dengan peragaan dapat meletakkan
dasar untuk perkembangan belajar sehingga hasil belajar bertambah mantap.
4. Memberikan pengalaman yang nyata dan
dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri pada setiap siswa;
5. Menumbuhkan pemikiran yang teratur
dan berkesinambungan;
6. Membantu tumbuhnya pemikiran dan
membantu berkembangnya kemampuan berbahasa; dan
7. Memberikan pengalaman yang tidak
mudah diperoleh dengan cara lain serta membantu berkembangnya efisiensi
dan pengalaman belajar yang lebih sempurna.
Levie & Lents (1982) mengemukakan empat fungsi media
pembelajaran, khususnya media visual, yaitu :
1. Fungsi atensi
Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan
mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang
berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi
pelajaran. Seringkali pada awal pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi
pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak
disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan. Media gambar
khususnya gambar yang diproyeksikan melalui overhead projector dapat
menenangkan dan mengarahkan perhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka
terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi
pelajaran semakin besar.
2. Fungsi afektif
Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa
ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang visual
dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut
masalah social atau ras.
3. Fungsi kognitif
Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan - temuan
penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar
pencapaiaan tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang
terkandung dalam gambar.
4. Fungsi kompensatoris.
Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil
penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks
membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam
teks dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi
untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi
pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.
Media pembelajaran, menurut Kemp & Dayton (1985 : 28),
dapat memenuhi tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan,
kelompok, atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu :
1. Memotivasi minat atau tindakan
Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pembelajaran dapat
direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah
melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak
(turut memikul tanggung jawab, melayani secara sukarela, atau memberikan
sumbangan material). Pencapaian tujuan ini akan memperngaruhi sikap, nilai, dan
emosi.
2. Menyajikan informasi
Untuk tujuan informasi, media pembelajaran dapat digunakan dalam
rangka penyajian informasi dihadapan sekelompok siswa. Isi dan bentuk penyajian
bersifat amat umum, berfungsi sebagai pengantar, ringkasan laporan, atau
pengetahuan latar belakang. Penyajian dapat pula berbentuk hiburan, drama, atau
teknik motivasi. Ketika mendengar atau menonton bahan informasi, para siswa
bersifat pasif. Partisipasi yang diharapkan dari siswa hanya terbatas pada
persetujuan atau ketidaksetujuan mereka secara mental, atau terbatas pada
perasaan tidak/kurang senang, netral, atau senang.
3. Memberi instruksi
Media berfungsi untuk tujuan instruksi di mana informasi
yang terdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik dalam benak atau
mental maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat
terjadi. Materi harus dirancang secara lebih sistematis dan psikologis dilihat
dari segi prinsip-prinsip belajar agar dapat menyiapkan instruksi yang efektif.
Di samping menyenangkan, media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman
yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorang siswa.
2.4 Tujuan
Menggunakan Media Pembelajaran
·
Membantu konsentrasi mahasiswa
·
Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat
merangsang siswa untuk belajar
·
Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi
instruksional
·
Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan
instruksional
·
Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang
proses belajar siswa
BAB
III
SIMPULAN
3.1 Simpulan
Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu
sebagai pembawa pesan dari munikator menuju komunikan (Criticos, 1996).
Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran
merupakan sarana perantara dalam proses pembelajaran.
Pada hakikatnya, proses belajar mengajar atau pembelajaran
adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima.
Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah
memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan
lebih efektif dan efisien. Tetapi secara lebh khusus ada beberapa manfaat
media yang lebih rinci Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi
beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut :
9. Penyampaian materi pelajaran dapat
diseragamkan
10. Proses pembelajaran menjadi lebih
jelas dan menarik
11. Proses pembelajaran menjadi lebih
interaktif
12. Efisiensi dalam waktu dan tenaga
13. Meningkatkan kualitas hasil belajar
siswa
14. Media memungkinkan proses belajar
dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
15. Media dapat menumbuhkan sikap
positif siswa terhadap materi dan proses belajar
16. Merubah peran guru ke arah yang lebih
positif dan produktif.
Fungsi dari media belajar ialah memvisualisasikan sesuatu
yang tidak dapat dilihat atau sukar dilihat sehingga nampak jelas dan
dapat menimbulkan pengertian atau meningkatkan persepsi seseorang.
·
Membantu konsentrasi mahasiswa
·
Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat
merangsang siswa untuk belajar
·
Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi
instruksional
·
Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan
instruksional
·
Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang
proses belajar siswa
3.2
Saran
·
Mahasiswa
harus mengetahui bagaimana pengertian Media Pembelajaran
·
Mahasiswa
juga harus mengetahui manfaat dari Media Pembelajaran
·
Mahasiswa
harus mengetahui fungsi dari Media Pembelajaran
·
Mahasiswa
mengetahui tujuan menggunakan Media Pembelajaran
DAFTAR
PUSTAKA
Daryanto.
2010. Media Pembelajaran. Bandung : Satu Nusa