Senin, 16 Maret 2015



MANFAAT MEDIA PEMBELAJARAN
Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Media Pembelajaran
Dosen Pengampu : Drs. Rusman Faoz, M. Pd










Disusun :
Ai Sinta Herlina          
Dea Siti Juniarsih       
Dede Nia                 
Desri Susanti               
Dewi Solastri Fitri       
Kelompok 2


Kelas IV A PGSD/MI



INSTTUT AGAMA ISLAM LATIFAH MUBAROKIYAH
PONDOK PESANTREN SURYALAYA
FAKULTAS TARBIYAH PGSD/MI
2015



KATA PENGANTAR

Puji dan syukur kita panjatkan kehadirat Alloh SWT yang telah memberikan kesehatan dan umur panjang, sehingga kita bisa menyelesaikan tugas makalah ini dengan tepat waktu. Sholawat dan salam kita curah dan limpahkan kepada Nabi Besar Muhammad SAW, kepada keluarganya, kepada tabiin tabiatnya, serta kepada kita semua selaku umatnya. Amin.
Makalah yang kami beri judul “(Manfaat Media Pembelajaran)” ini jauh dari sempurna, maka dari itu kami membutuhkan kritik dan saran dari para pembaca yang dapat menjadi penunjang untuk memotivasi kami supaya lebih memperdalam ilmu dan terus belajar. Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak – pihak yang telah memberikan motivasi dan dorongan untuk terselesainya makalah ini, terutama kepada kedua orang tua, dosen, dan teman – teman yang telah memberikan dorongan berupa materil dan moral. Semoga dengan selesainya makalah ini mempunyai mamfaat khususnya bagi kami selaku penyusun dan umumnya kepada para pembaca.
Atas perhatian Bapak / Ibu / Saudara / i kami ucapkan terima kasih dan mohon maaf atas segala kesalahan yang kami lakukan, baik yang disengaja ataupun tidak.



                                                                                    Suryalaya, 20 Februari 2015



                                                                                                  Penyusun








DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ............................................................................................... i
DAFTAR ISI ............................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah ............................................................................. 1
1.2 Rumusan Masalah ...................................................................................... 1
1.3 Tujuan.......................................................................................................... 1
1.4 Sistematika Penulisan ................................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Media Pembelajaran ................................................................. 3
2.2 Manfaat Media Pembelajaran ..................................................................... 4
2.3 Fungsi Media Pembelajaran ....................................................................... 7
2.4 Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran ............................................... 9
BAB III PENUTUP
3.1 Simpulan ............................................................................................... ... 10
3.2 Saran ..................................................................................................... ... 11
DAFTAR PUSTAKA


BAB I
PENDAHULUAN


1.1  Latar Belakang Masalah
Semakin canggihnya teknologi yang ada di Indonesia, membuat proses belajar mengajar memerlukan media pembelajaran yang canggih pula dan relevan dengan perkembangan zaman yang memasuki dunia teknologi baik di kota – kota maupun di pedesaan. Sehingga dari permasalahan tersebut maka muncullah mata kuliah media pembelajaran di kampus – kampus atau universitas yang terdapat didalamnya jurusan bidang keguruan atau pendidikan yang calon guru – gurunya akan melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah – sekolah, yang mau tidak mau harus memahami cara  menggunakan media pembelajaran seperti komputer, laptop, netbook, proyektor, dan lain - lain. Maka dari itu sebagai calon guru kita tidak gagap teknologi (gaptek) dan tidak terkalahkan oleh peserta didik kita. Oleh sebab itu kita sebagai calon guru harus bisa menggunakan media pembelajaran dengan baik dan benar sesuai dengan perkembangan zaman dan harus mengetahui manfaat dari media pembelajaran tersebut serta harus memahami juga dampak positif dan dampak negatif dari media pembelajaran yang kita gunakan ketika proses belajar mengajar, sehingga peserta didik dapat memahami teknologi mana yang dapat dia gunakan untuk belajar dan dapat memberikan manfaat untuk dirinya.

1.2  Rumusan Masalah
Rumusan masalah yang akan kami bahas dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1.      Apa pengertian Media Pembelajaran ?
2.      Bagaimana Manfaat Media Pembelajaran ?
3.      Bagaimana Fungsi Media Pembelajaran ?
4.      Bagaimana tujuan menggunakan Media Pembelajaran ?

1.3  Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut :
·         Memenuhi salah satu tugas mata kuliah Media Pembelajaran
·         Memahami bagaimana cara menggunakan Media Pembelajaran dengan baik
·         Mengetahui manfaat dari Media Pembelajaran
·         Mengetahui bagaimana fungsi Media Pembelajaran
·         Mengetahui bagaimana tujuan dari penggunaan Media Pembelajaran

1.4  Sistematika Penulisan
BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah .......................................................................... 1
1.2 Rumusan Masalah .................................................................................... 1
1.3 Tujuan....................................................................................................... 1
1.4 Sistematika Penulisan .............................................................................. 2
BAB II PEMBAHASAN
2.1 Pengertian Media Pembelajaran ............................................................... 3
2.2 Manfaat Media Pembelajaran .................................................................. 4
2.3 Fungsi Media Pembelajaran ..................................................................... 7
2.4 Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran ............................................. 9
BAB III PENUTUP
3.1 Simpulan ................................................................................................ 10
3.2 Saran ...................................................................................................... 11
DAFTAR PUSTAKA


BAB II
PEMBAHASAN


2.1  Pengertian Media Pembelajaran
Kata media merupakan bentuk jamak dari kata medium. Medium dapat didefiniskan sebagai perantara atau pengantar terjadinya komunikasi dari pengirim menuju penerima (Heinich et. al., 2002; Ibrahim, 1997; Ibrahim et. al., 2001). Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari komunikator menuju komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran merupakan sarana perantara dalam proses pembelajaran.
Pada hakikatnya, proses belajar mengajar atau pembelajaran adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima. Pesan berupa isi atau ajaran yang dituangkan kedalam simbol – simbol komunikasi baik secara verbal (kata – kata dan tulisan) maupun nonverbal. Proses tersebut dinamakan encoding. Penafsiran simbol – simbol komunikasi tersebut oleh peserta didik dinamakan decoding.
Secara terminologi, kata media berasal dari bahasa latin “medium” yang artinya perantara, sedangkan dalam bahasa Arab media berasal dari kata wasa’aila artinya pengantar pesan dari pengirim kepada penerima pesan.
Media belajar merupakan salah satu faktor untuk mencapai efisiensi hasil belajar (Moh. Surya, 1992). Media belajar juga dapat didefinisikan sebagai berikut :
1.      Berlach dan Ely (1971) mengemukakan bahwa media pembelajaran merupakan alat - alat grafis, fotografis atau elektronis untuk menangkap, memproses dan menyusun kembali informasi dan menyusun kembali informasi visual atau verbal;
2.      Heinich, dkk. (1985) mengemukakan bahwa media pembelajaran merupakan pembawa pesan - pesan atau informasi yang bertujuan pembelajaran atau mengandung maksud -maksud pembelajaran;
3.      Martin dan Briggs (1986) mengemukakan bahwa media pembelajaran mencakup semua sumber yang diperlukan untuk melakukan komunikasi dengan pembelajar. Hal ini bisa berupa perangkat keras dan perangkat lunak yang digunakan pada perangkat keras; dan
4.      H. Malik (1994) mengemukakan bahwa media belajar adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyalurkan pesan (bahan pembelajaran), sehingga dapat merangsang perhatian, minat, pikiran dan perasaan pembelajar dalam kegiatan belajar untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu.

2.2  Manfaat Media Pembelajaran
Dalam suatu proses belajar mengajar, dua unsur yang sangat penting adalah metode mengajar dan media pengajaran.  Kedua aspek ini saling berkaitan. Pemilihan salah satu metode mengajar tertentu akan mempengaruhi jenis media pengajaran yang sesuai, meskipun masih ada berbagai aspek lain yang harus diperhatikan dalam memilih media, antara lain tujuan pengajaran, jenis tugas dan respon yang diharapkan siswa kuasai setelah pengajaran berlangsung, dan konteks pembelajaran termasuk karakteristik siswa.  Meskipun demikian, dapat dikatakan bahwa salah satu fungsi utama media pengajaran adalah sebagai alat bantu mengajar yang turut mempengaruhi iklim, kondisi, dan lingkungan belajar yang ditata dan diciptakan oleh guru.
Hamalik (1986) mengemukakan bahwa pemakaian media pengajaran dalam proses belajar mengajar dapat membangkitkan keinginan dan minat yang baru, membangkitkan motivasi dan rangsangan kegiatan belajar, dan bahkan membawa pengaruh-pengaruh psikologis terhadap siswa. 
Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih efektif dan efisien.  Tetapi secara lebh khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut :
1.      Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
2.      Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
3.      Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
4.      Efisiensi dalam waktu dan tenaga
5.      Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
6.      Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
7.      Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
8.      Merubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif.
Secara umum media pendidikan mempunyai manfaat sebagai berikut :
1.      Memperjelas penyajian pesan agar tidak terlalu bersifat verbalistis (dalam bentuk kata -kata tertulis atau lisan belaka).
2.      Mengatasi keterbatasan ruang, waktu dan daya indera, seperti misalnya :
a.       Objek yang terlalu besar, bisa digantikan dengan realita, gambar, film bingkai, film, atau model;
b.      Objek yang kecil – kecil dibantu dengan proyektor mikro, film bingkai, film, atau gambar;
c.       Gerak yang terlalu lambat atau terlalu cepat, dapat dibantu dengan timelapse atau high - speed photography;
d.      Kejadian atau peristiwa yang terjadi di masa lalu bisa ditampilkan lagi lewat rekaman film, video, film bingkai, foto maupun secara verbal;
e.       Objek yang terlalu kompleks (misalnya mesin - mesin) dapat disajikan dengan model,
f.       Konsep yang terlalu luas (gunung berapi, gempa bumi, iklim, dan lain - lain) dapat di visualkan dalam bentuk film, film bingkai, gambar, dan lain - lain.
3.      Penggunaan media pendidikan secara tepat dan bervariasi dapat mengatasi sikap pasif anak didik. Dalam hal ini media pendidikan berguna untuk :
a.       Menimbulkan kegairahan belajar;
b.      Memungkinkan interaksi yang lebih langsung antara anak didik dengan lingkungan dan kenyataan;
c.       Memungkinkan anak didik belajar sendiri - sendiri menurut kemampuan dan minatnya.
4.      Dengan sifat yang unik pada tiap siswa ditambah lagi dengan lingkungan dan pengalaman yang berbeda, sedangkan kurikulum dan materi pendidikan ditentukan sama untuk setiap siswa, maka guru banyak mengalami kesulitan bilamana semuanya itu harus diatasi sendiri. Hal ini akan lebih  sulit bila latar belakang lingkungan guru dengan siswa juga berbeda. Masalah ini dapat diatasi dengan media pendidikan, yaitu dengan kemampuannya dalam :
a.       Memberikan perangsang yang sama;
b.      Mempersamakan pengalaman;
c.       Menimbulkan persepsi yang sama.
Dale (1969 : 180) mengemukakan bahwa bahan - bahan audio - visual dapat memberikan banyak manfaat asalkan guru berperan aktif dalam proses pembelajaran. Hubungan guru dan siswa tetap merupakan elemen paling penting dalam system pendidikan modern saat ini. Guru harus selalu hadir untuk menyajikan materi pelajaran dengan bantuan media apa saja agar manfaat berikut ini dapat terealisasi :
1.      Meningkatkan rasa saling pengertian dan simpati dalam kelas;
2.      Membuahkan perubahan signifikan tingkah lalu siswa;
3.      Menunjukkan hubungan antar mata pelajaran dan kebutuhan dan minta siswa dengan meningkatnya motivasi belajar siswa;
4.      Membawa kesegaran dan variasi bagi pengalaman belajar siswa;
5.      Membuat hasil belajar lebih bermakna bagi berbagai kemampuan siswa;
6.      Mendorong pemanfaatan yang bermakna dari mata pelajaran dengan jalan melibatkan imajinasi dan partisipasi aktif yang mengakibatkan meningkatnya hasil belajar;
7.      Memberikan umpan balik yang diperlukan yang dapat membantu siswa menemukan seberapa banyak telah mereka pelajar;
8.      Melengkapi pengalaman yang kaya dengan pengalaman itu konsep-konsep yang berkala dapat kembangkan;
9.      Memperluas wawasan dan pengalaman siswa yang mencerminkan pembelajaran nonverbalistik dan membuat generalisasi yang tepat;
10.  Meyakinkan diri bahwa urutan dan kejelasan pikiran yang siswa butuhkan jika mereka membangun struktur konsep dan system gagasan yang bermakna.
Sudjana dan Rivai (1992 : 2) mengemukakan manfaat media pembelajaran dalam proses belajar siswa, yaitu :
1.      Pembelajaran akan lebih menarik perhatian siswa sehingga dapat menumbuhkan motivasi belajar;
2.      Bahan pembelajaran akan lebih jelas maknanya sehingga dapat lebih dipahami oleh siswa dan memungkinkannya menguasai dan mencapai tujuan pembelajaran;
3.      Metode mengajar akan lebih bervariasi, tidak semata - mata komunikasi verbal melalui penuturan kata - kata oleh guru, sehingga siswa tidak bosan dan guru tidak kehabisan tenaga, apalagi kalau guru mengajar pada setiap jam pelajaran;
4.      Siswa dapat lebih banyak melakukan kegiatan belajar sebab tidak hanya mendengarkan uraian guru, tetapi juga aktivitas lain seperti mengamati, melakukan, mendemonstrasikan, memerankan, dan lain - lain.
Encyclopedi of Educational Research dalam Hamalik (1994 : 15) merincikan manfaat media pendidikan sebagai berikut :
1.      Meletakkan dasar - dasar yang konkret untuk berpikir, oleh karena itu mengurangi verbalisme.
2.      Memperbesar perhatian siswa.
3.      Meletakkan dasar - dasar yang penting untuk perkembangan belajar, oleh karena itu membuat pelajaran lebih mantap.
4.      Memberikan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri di kalangan siswa.
5.      Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan kontinyu, terutama melalui gambar hidup.
6.      Membantu tubuhnya pengertian yang dapat membantu perkembangan kemampuan berbahasa.
7.      Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain, dan membantu efisiensi dan keragaman yang lebih baik.

2.3  Fungsi Media Pembelajaran
Fungsi dari media belajar ialah memvisualisasikan sesuatu yang tidak dapat dilihat atau sukar dilihat sehingga nampak jelas dan dapat menimbulkan pengertian atau meningkatkan persepsi seseorang (R.M. Soelarko, 1995). Namun, ada enam fungsi pokok dari media belajar dalam proses belajar mengajar.
1.      Penggunaan media belajar dalam proses belajar mengajar bukan merupakan fungsi tambahan, tetapi mempunyai fungsi tersendiri sebagai alat bantu untuk mewujudkan situasi belajar mengajar yang efektif;
2.      Penggunaan media belajar merupakan bagian yang integral dari keseluruhan situasi mengajar;
3.      Media belajar dalam pengajaran penggunaannya integral dengan tujuan dan isi pelajaran;
4.      Media belajar dalam pengajaran bukan semata - mata alat hiburan atau bukan sekadar pelengkap;
5.      Media belajar dalam pengajaran lebih diutamakan untuk mempercepat proses belajar mengajar dan membantu siswa dalam menangkap pengertian yang diberikan guru; dan
6.      Penggunaan media belajar dalam pengajaran diutamakan untuk mempertinggi mutu belajar mengajar.
Di samping enam fungsi di atas, penggunaan media belajar mempunyai nilai - nilai sebagai berikut :
1.      Dengan peragaan dapat meletakkan dasar - dasar yang nyata untuk berpikir, oleh karena itu dapat mengurangi terjadinya verbalisme;
2.      Dengan peragaan dapat memperbesar minat dan perhatian siswa untuk belajar;
3.      Dengan peragaan dapat meletakkan dasar untuk perkembangan belajar sehingga hasil belajar bertambah mantap.
4.      Memberikan pengalaman yang nyata dan dapat menumbuhkan kegiatan berusaha sendiri pada setiap siswa;
5.      Menumbuhkan pemikiran yang teratur dan berkesinambungan;
6.      Membantu tumbuhnya pemikiran dan membantu berkembangnya kemampuan berbahasa; dan
7.      Memberikan pengalaman yang tidak mudah diperoleh dengan cara lain serta membantu berkembangnya efisiensi dan pengalaman belajar yang lebih sempurna.
Levie & Lents (1982) mengemukakan empat fungsi media pembelajaran, khususnya media visual, yaitu :
1.      Fungsi atensi
Fungsi atensi media visual merupakan inti, yaitu menarik dan mengarahkan perhatian siswa untuk berkonsentrasi kepada isi pelajaran yang berkaitan dengan makna visual yang ditampilkan atau menyertai teks materi pelajaran. Seringkali pada awal pelajaran siswa tidak tertarik dengan materi pelajaran atau mata pelajaran itu merupakan salah satu pelajaran yang tidak disenangi oleh mereka sehingga mereka tidak memperhatikan. Media gambar khususnya gambar yang diproyeksikan melalui overhead projector dapat menenangkan dan mengarahkan perhatian mereka kepada pelajaran yang akan mereka terima. Dengan demikian, kemungkinan untuk memperoleh dan mengingat isi pelajaran semakin besar.
2.      Fungsi afektif
Media visual dapat terlihat dari tingkat kenikmatan siswa ketika belajar (atau membaca) teks yang bergambar. Gambar atau lambang visual dapat menggugah emosi dan sikap siswa, misalnya informasi yang menyangkut masalah social atau ras.
3.      Fungsi kognitif
Fungsi kognitif media visual terlihat dari temuan - temuan penelitian yang mengungkapkan bahwa lambang visual atau gambar memperlancar pencapaiaan tujuan untuk memahami dan mengingat informasi atau pesan yang terkandung dalam gambar.
4.      Fungsi kompensatoris.
Fungsi kompensatoris media pembelajaran terlihat dari hasil penelitian bahwa media visual yang memberikan konteks untuk memahami teks membantu siswa yang lemah dalam membaca untuk mengorganisasikan informasi dalam teks dan mengingatnya kembali. Dengan kata lain, media pembelajaran berfungsi untuk mengakomodasikan siswa yang lemah dan lambat menerima dan memahami isi pelajaran yang disajikan dengan teks atau disajikan secara verbal.
Media pembelajaran, menurut Kemp & Dayton (1985 : 28), dapat memenuhi tiga fungsi utama apabila media itu digunakan untuk perorangan, kelompok, atau kelompok pendengar yang besar jumlahnya, yaitu :
1.      Memotivasi minat atau tindakan
Untuk memenuhi fungsi motivasi, media pembelajaran dapat direalisasikan dengan teknik drama atau hiburan. Hasil yang diharapkan adalah melahirkan minat dan merangsang para siswa atau pendengar untuk bertindak (turut memikul tanggung jawab, melayani secara sukarela, atau memberikan sumbangan material). Pencapaian tujuan ini akan memperngaruhi sikap, nilai, dan emosi.
2.      Menyajikan informasi
Untuk tujuan informasi, media pembelajaran dapat digunakan dalam rangka penyajian informasi dihadapan sekelompok siswa. Isi dan bentuk penyajian bersifat amat umum, berfungsi sebagai pengantar, ringkasan laporan, atau pengetahuan latar belakang. Penyajian dapat pula berbentuk hiburan, drama, atau teknik motivasi. Ketika mendengar atau menonton bahan informasi, para siswa bersifat pasif. Partisipasi yang diharapkan dari siswa hanya terbatas pada persetujuan atau ketidaksetujuan mereka secara mental, atau terbatas pada perasaan tidak/kurang senang, netral, atau senang.
3.      Memberi instruksi
Media berfungsi untuk tujuan instruksi di mana informasi yang terdapat dalam media itu harus melibatkan siswa baik dalam benak atau mental maupun dalam bentuk aktivitas yang nyata sehingga pembelajaran dapat terjadi. Materi harus dirancang secara lebih sistematis dan psikologis dilihat dari segi prinsip-prinsip belajar agar dapat menyiapkan instruksi yang efektif. Di samping menyenangkan, media pembelajaran harus dapat memberikan pengalaman yang menyenangkan dan memenuhi kebutuhan perorang siswa.

2.4  Tujuan Menggunakan Media Pembelajaran
Ada beberapa tujuan menggunakan media pembelajaran, diantaranya yaitu :
·         Mempermudah proses belajar - mengajar
·         Meningkatkan efisiensi belajar - mengajar
·         Menjaga relevansi dengan tujuan belajar
·         Membantu konsentrasi mahasiswa
·         Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar
·         Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional
·         Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional
·         Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa

BAB III
SIMPULAN

3.1  Simpulan
Media merupakan salah satu komponen komunikasi, yaitu sebagai pembawa pesan dari munikator menuju komunikan (Criticos, 1996). Berdasarkan definisi tersebut dapat dikatakan bahwa media pembelajaran merupakan sarana perantara dalam proses pembelajaran.
Pada hakikatnya, proses belajar mengajar atau pembelajaran adalah proses komunikasi, penyampaian pesan dari pengantar ke penerima.
Secara umum, manfaat media dalam proses pembelajaran adalah memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga pembelajaran akan lebih efektif dan efisien.  Tetapi secara lebh khusus ada beberapa manfaat media yang lebih rinci Kemp dan Dayton (1985) misalnya, mengidentifikasi beberapa manfaat media dalam pembelajaran yaitu sebagai berikut :
9.      Penyampaian materi pelajaran dapat diseragamkan
10.  Proses pembelajaran menjadi lebih jelas dan menarik
11.  Proses pembelajaran menjadi lebih interaktif
12.  Efisiensi dalam waktu dan tenaga
13.  Meningkatkan kualitas hasil belajar siswa
14.  Media memungkinkan proses belajar dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja
15.  Media dapat menumbuhkan sikap positif siswa terhadap materi dan proses belajar
16.  Merubah peran guru ke arah yang lebih positif dan produktif.
Fungsi dari media belajar ialah memvisualisasikan sesuatu yang tidak dapat dilihat atau sukar dilihat sehingga nampak jelas dan dapat menimbulkan pengertian atau meningkatkan persepsi seseorang.
Ada beberapa tujuan menggunakan media pembelajaran, diantaranya yaitu :
·         Mempermudah proses belajar - mengajar
·         Meningkatkan efisiensi belajar - mengajar
·         Menjaga relevansi dengan tujuan belajar
·         Membantu konsentrasi mahasiswa
·         Menurut Gagne : Komponen sumber belajar yang dapat merangsang siswa untuk belajar
·         Menurut Briggs : Wahana fisik yang mengandung materi instruksional
·         Menurut Schramm : Teknologi pembawa informasi atau pesan instruksional
·         Menurut Y. Miarso : Segala sesuatu yang dapat merangsang proses belajar siswa

3.2  Saran
·         Mahasiswa harus mengetahui bagaimana pengertian Media Pembelajaran
·         Mahasiswa juga harus mengetahui manfaat dari Media Pembelajaran
·         Mahasiswa harus mengetahui fungsi dari Media Pembelajaran
·         Mahasiswa mengetahui tujuan menggunakan Media Pembelajaran



DAFTAR PUSTAKA

Daryanto. 2010. Media Pembelajaran. Bandung : Satu Nusa